SIGAP DALAM ATASI MASALAH SMART CITY, DKIS KOTA CIREBON JADI REFERENSI KUNKER DI PROVINSI JABAR

CIREBON- Peran Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (DKIS) Kota Cirebon dalam mengelola dan menyusun berbagai program Smart City (Kota Cerdas) menjadikan DKIS terus mempelajari penanganan dari setiap permasalahan yang muncul baik melalui aplikasi maupun non aplikasi, Rabu (26/6).

Dikatakan Iing Daiman, S.Ip,M.Si ide gagasan smart city yang sudah berjalan sejak awal tahun 2017 ini tentunya telah dirancang dengan baik terutama dalam program membuat aplikasi-aplikasi pendukung smart city yang dapat membantu memudahkan masyarakat dalam mencari informasi dan mendapatkan pelayanan.

“Pemerintah Daerah Kota Cirebon melalui DKIS tentunya sudah mempersiapkan berbagai macam teknis dalam meluncurkan setiap aplikasi yang nantinya dapat memberikan program informasi dan komunikasi di masyarakat,” tutur Iing.

Iing juga menjelaskan persoalan yang paling terpenting dalam menangani smart city melalui aplikasi ini yakni adanya persiapan dalam penanganan permasalahan yang akan muncul dari jaringan optik. Hal ini dikarenakan dengan menggunakan akses teknologi yang modern ini sangat rentan terhadap kejahatan sosial seperti halnya hacker yang kerap terjadi di sejumlah aplikasi di daerah manapun.

“Adanya hacker ini kami juga sudah menyiapkan tim khusus untuk patroli dan penanganan apabila aplikasi kita sudah di hack, sehingga apabila terjadi hal seperti itu kita akan langsung memperbaikinya ” Tambah Iing.

Meski penanganan tersebut sudah baik namun Iing mengaku dirinya bersama tim akan tetap memantau dan mengevaluasi aplikasi yang sudah di luncurkan di masyarakat agar dalam penggunaannya dapat digunakan dengan baik dan nyaman.

Tak hanya itu Iing juga mengatakan Pemerintah Daerah Kota Cirebon juga memiliki keunggulan lain dalam penyelenggaraan smart city yakni adanya aplikasi cirebon satu data. Dimana aplikasi ini akan menyimpan berbagai macam data yang ada di Pemerintahan Daerah Kota Cirebon tentunya digunakan dengan jaringan optik yang aman dari aksi kejahatan.

Sementara itu menurut Diding selaku Sekretaris Komisi 1 DPRD Provinsi Jawa Barat menjelaskan dirinya bersama para anggotanya berkunjung ke DKIS Kota Cirebon ini dikarenakan DKIS Kota Cirebon telah menjadi salah satu SKPD di Pemerintahan Daerah yang memiliki kinerja yang sangat baik. Sehingga Diding mangaku dirinya sangat tertarik untuk mengunjungi DKIS Kota Cirebon,

“DKIS ini sudah banyak dijadikan referensi oleh temen-temen di DPRD Provinsi Jawa Barat karena banyak program yang berhasil dalam penanganan smart city terutama dalam persoalan penanganan permasalahannya, ” Ujarnya.

Diding juga menjelaskan tujuan adanya kunker ini sebagai bahan untuk pembuatan Raperda yang aplikatif dan implementatif tentang Jaringan. Karena selama ini masih menemui kendala dalam penanganan pita lebar yang kerap menjadi persoalan di Pemerintahan Daerah lainnya.

“Kunker ini sudah kami dapatkan apa yang ingin kita jadikan bahan, penjelasan dari pak kadis langsung pun sudah memuaskan kami dalam mencari data. Nantinya data ini akan kami rumuskan kedalam pasal-pasal di Raperda, ” pungkasnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.