KOTA CIREBON — Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (DKIS) Kota Cirebon menggelar Rapat Koordinasi Pemetaan Kebutuhan CCTV Kota Cirebon di Co-Working Space (CWS) DKIS Kota Cirebon, Rabu (15/7/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam menyusun kebutuhan CCTV yang terintegrasi sebagai bagian dari penguatan penyelenggaraan pemerintahan berbasis digital sekaligus mendukung implementasi Smart City di Kota Cirebon.

Rapat dipimpin Kepala DKIS Kota Cirebon, Tubagus Muhammad Maulana Yusuf, S.Kom., dan dihadiri perwakilan perangkat daerah terkait, meliputi Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP), Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), lima kecamatan, bidang-bidang di lingkungan DKIS, serta PT Masa Depan Indonesia Digital melalui platform AssistX sebagai narasumber.

00fb335e-c4e6-4bca-806b-26c0318afeac.webp

Dalam arahannya, Tubagus Muhammad Maulana Yusuf menegaskan bahwa pengadaan CCTV tidak lagi dipandang sekadar sebagai perangkat pemantau suatu lokasi, tetapi perlu dirancang sebagai bagian dari ekosistem data yang terintegrasi dan dapat dimanfaatkan lintas perangkat daerah.

"Fungsi teknologi adalah membantu teman-teman OPD untuk menganalisis anomali yang sudah ditetapkan sebelumnya. Hasil analisis tersebut dapat menjadi dasar dalam melakukan tindakan pencegahan maupun mitigasi sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing perangkat daerah," ujarnya.

Ia juga menjelaskan, DKIS berperan sebagai integrator pengembangan sistem CCTV Kota Cirebon karena mengelola jaringan pemerintah kota yang menjadi backbone konektivitas antar perangkat daerah. Oleh karena itu, penyusunan kebutuhan CCTV perlu dilakukan bersama agar perancangan sistem, spesifikasi perangkat, dan penganggaran dapat mengacu pada standar yang sama.

965f537b-7e88-4fb5-8e0e-14b846778de8.webp

Melalui rapat tersebut, setiap perangkat daerah diminta memetakan kebutuhan CCTV sesuai dengan tugas dan fungsi pelayanan yang dijalankan. Hasil pemetaan akan menjadi dasar penyusunan standar spesifikasi perangkat, penentuan lokasi prioritas, serta perencanaan integrasi CCTV di lingkungan Pemerintah Kota Cirebon. Pada tahap awal, lokasi prioritas akan difokuskan pada titik-titik yang memiliki tingkat risiko tinggi, volume aktivitas masyarakat yang padat, dan membutuhkan kolaborasi lintas perangkat daerah.

Sebagai tindak lanjut, setiap perangkat daerah akan menyusun daftar kebutuhan CCTV dalam waktu tiga minggu. DKIS selanjutnya menyiapkan panduan teknis integrasi beserta template spesifikasi pengadaan CCTV, kemudian bersama-sama menetapkan lokasi prioritas tahap pertama sebelum dilaksanakan rapat koordinasi lanjutan satu bulan mendatang.

3b5ed91c-c240-4a85-bd5c-c68c0f4e3f83.webp

Dalam kesempatan yang sama, PT Masa Depan Indonesia Digital melalui platform AssistX memaparkan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam sistem pengawasan berbasis CCTV. Teknologi tersebut mampu menganalisis video secara real-time untuk berbagai kebutuhan, seperti penghitungan volume kendaraan, deteksi pelat nomor kendaraan (License Plate Recognition), identifikasi parkir liar, pemantauan kerumunan, pengukuran antrean layanan publik, hingga deteksi dini terhadap potensi bencana seperti asap, api, maupun genangan air.

CEO AssistX, Bisma Manda Samsu, mengatakan seluruh seluruh fitur AI yang dikembangkan dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing perangkat daerah.

"Kami mengembangkan seluruh fitur AI secara in-house, sehingga dapat melakukan kustomisasi secara langsung sesuai dengan kebutuhan masing-masing OPD," jelas Bisma.

6ae636f1-d08d-4422-8fe6-fe12e2aef50c.webp

Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai masukan dari peserta. Sejumlah perangkat daerah menyampaikan kebutuhan pemanfaatan CCTV berbasis AI, mulai dari optimalisasi pengawasan retribusi parkir, peningkatan efektivitas penegakan peraturan daerah, hingga pemantauan potensi kebakaran dan volume sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).

Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan terbangun kesamaan persepsi antar perangkat daerah dalam penyusunan kebutuhan CCTV yang terintegrasi sehingga dapat mendukung sistem pengawasan yang lebih efektif, efisien, serta mampu mendukung pengambilan keputusan berbasis data di lingkungan Pemerintah Kota Cirebon.

Penulis: Gibran Septya Prihadi
Penyunting: Elsi Yuliyanti
Dokumentasi: Gibran Septya Prihadi

Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kota Cirebon
Jalan Dr. Sudarsono No. 40, Kota Cirebon, 45134
https://dkis.cirebonkota.go.id
Instagram: @dkiskotacirebon @pemdakotacrb @ppidlapor.cirebonkota