Berita

Kota Cirebon Borong Penghargaan di Anugerah Keterbukaan Informasi dan Gapura Sri Baduga 2025

31 Desember 2025
DINAS KOMUNIKASI, INFORMATIKA DAN STATISTIK
157
Bagikan ke
Kota Cirebon Borong Penghargaan di Anugerah Keterbukaan Informasi dan Gapura Sri Baduga 2025

KOTA CIREBON — Pemerintah Kota Cirebon kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih dua penghargaan sekaligus dalam ajang Anugerah Keterbukaan Informasi Publik dan Anugerah Gapura Sri Baduga Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2025. Kegiatan tersebut digelar di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) ITB, Bandung, Selasa (30/12/2025).

Dalam ajang tersebut, Pemerintah Kota Cirebon kembali mempertahankan predikat Badan Publik Kategori Informatif dari Komisi Informasi Jawa Barat. Sementara itu, Kelurahan Sukapura terpilih sebagai salah satu dari lima Kelurahan Terbaik dalam Anugerah Gapura Sri Baduga 2025 dan berhak menerima anggaran pembangunan sebesar Rp1 miliar.

Capaian ganda di penghujung tahun 2025 ini menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kota Cirebon untuk terus memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, serta mendorong pembangunan kewilayahan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

GambarMenanggapi prestasi tersebut, Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Cirebon. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan hasil kerja kolektif dan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh ASN di Pemerintah Kota Cirebon karena kita berhasil meraih dua penghargaan, yaitu Kota Informatif dan Anugerah Sri Baduga. Ini merupakan prestasi dari kerja keras teman-teman ASN. Ke depan, kita harus semakin bersemangat untuk meraih penghargaan di tingkat provinsi,” ujar Wali Kota.

Ketua Komisi Informasi Kota Cirebon, Agung Soedijono, menegaskan bahwa capaian ini menunjukkan konsistensi Pemerintah Kota Cirebon dalam menjalankan keterbukaan informasi publik sesuai amanat undang-undang. Ia menyebut, predikat informatif berhasil dipertahankan selama empat tahun berturut-turut.

“Selama empat tahun berturut-turut Kota Cirebon masuk kategori informatif. Ini menjadi tantangan ke depan agar keterbukaan informasi terus ditingkatkan dan benar-benar memberikan nilai serta manfaat bagi masyarakat,” jelasnya.

Agung juga menambahkan bahwa penilaian dilakukan melalui sejumlah indikator standar yang telah ditetapkan oleh Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat. Ke depan, pihaknya berkomitmen melakukan pendampingan dan penguatan terhadap badan publik agar kualitas keterbukaan informasi semakin optimal.

“Dengan indikator yang sudah ditetapkan, badan publik melakukan penilaian mandiri hingga akhirnya ditotal. Ke depan, Komisi Informasi akan melakukan roadshow untuk memperkuat badan publik agar predikat informatif benar-benar bernilai tinggi,” tegasnya.

GambarKebanggaan serupa disampaikan Lurah Sukapura, Diza Setya Aji, yang menerima langsung penghargaan sebagai salah satu lurah terbaik. Ia menyebut, penghargaan tersebut menjadi motivasi besar bagi jajarannya untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Alhamdulillah, Kota Cirebon melalui Kelurahan Sukapura mendapatkan hadiah sebesar Rp1 miliar dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” ujarnya.

Diza menjelaskan bahwa anggaran tersebut akan dimanfaatkan secara maksimal pada tahun 2026 dengan pendampingan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, guna mewujudkan pembangunan kelurahan yang selaras dengan visi pembangunan daerah.

“Harapannya, kita bersama-sama membangun desa dan kelurahan di Jawa Barat, khususnya di Kota Cirebon. Insyaallah tim dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan mendampingi pemanfaatan anggaran ini agar berjalan sesuai harapan,” pungkasnya.

GambarPada kesempatan tersebut, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan pentingnya pemerataan pembangunan hingga ke tingkat desa dan kelurahan. Ia menargetkan pada tahun 2026 tidak ada lagi wilayah yang tertinggal dalam pemenuhan infrastruktur dasar.

"Di Jawa Barat tahun 2026 nanti, desa-desa harus tertata. Tidak boleh lagi ada rumah tidak layak huni, jalan rusak, warga tanpa listrik, tanpa air bersih, ataupun tanpa toilet. Semuanya harus tertata," tegasnya.

Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada para kepala desa dan lurah atas kerja keras yang telah dilakukan dalam meningkatkan kualitas wilayah masing-masing. Penghargaan yang diberikan bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk dukungan nyata bagi keberlanjutan pembangunan.

“Semangat untuk para kepala desa dan lurah se-Provinsi Jawa Barat. Tahun 2026 persiapkan kembali desa dan kelurahan lainnya. Setiap juara di tingkat desa dan kelurahan, serta di tingkat kabupaten dan kota, akan mendapatkan dukungan anggaran pembangunan sebesar Rp1 miliar,” pungkasnya.

Penulis: Mike Dwi Setiawati
Penyunting: Dea Deliana Dewi
Dokumentasi: Dede Sofyan Hadi

Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kota Cirebon
Jalan Dr. Sudarsono No. 40, Kota Cirebon, 45134
https://dkis.cirebonkota.go.id
Instagram: @dkiskotacirebon @pemdakotacrb @ppidlapor.cirebonkota

Bagikan ke