Forum Perangkat Daerah DKIS 2026 Dorong Konsolidasi Arah Program dan Kolaborasi Lintas Sektor
KOTA CIREBON — Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (DKIS) Kota Cirebon menggelar Forum Perangkat Daerah (FPD) pada Jumat (27/2/2026) di Co-Working Space DKIS, dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Tahun Perencanaan 2027. Forum ini menjadi ruang strategis untuk menyelaraskan arah kebijakan, program, serta kebutuhan lintas perangkat daerah agar transformasi digital berjalan terintegrasi dengan prioritas pembangunan daerah.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh unsur legislatif, perangkat daerah Pemerintah Kota Cirebon, kecamatan, instansi vertikal dan lembaga independen, perguruan tinggi, organisasi profesi, komunitas, hingga media.
Kepala DKIS Kota Cirebon, Ma’ruf Nuryasa, AP., M.M., menyampaikan bahwa forum ini bukan sekadar ruang formal penyusunan rencana kerja, tetapi forum konsolidasi gagasan. “Di pertemuan ini kami ingin menyampaikan apa yang sudah dilakukan DKIS pada tahun sebelumnya, apa yang sedang berjalan, dan apa yang akan kami lakukan pada 2026 dan 2027. Kami berharap seluruh peserta forum dapat berperan aktif, menyampaikan masukan, serta membangun sinergi dan kolaborasi dalam penyusunan program,” ujarnya.
Ia mengingatkan bahwa ukuran keberhasilan tidak cukup hanya berhenti pada realisasi kegiatan. “Kami tidak ingin kegiatan hanya terbatas pada output. Ke depan harus ada impact yang manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” tegasnya, menandai pergeseran orientasi dari sekadar pelaksanaan program menuju kualitas dampak.

Terkait capaian 2025, Ma’ruf menempatkan kolaborasi sebagai fondasi transformasi. Ia menjelaskan bahwa di tahun lalu DKIS bekerja sama dengan kalangan akademisi dalam penyusunan analisis statistik sektoral, termasuk mengkaji hubungan pertumbuhan ekonomi dengan PAD, serta menggelar literasi digital untuk masyarakat.
Di sisi lain, penguatan ekosistem informasi publik juga menjadi perhatian. Bersama insan pers, DKIS menginisiasi Sistem Informasi Media dan Jurnalis (SIMERCI), bekerja sama dengan PWI dalam pelaksanaan uji kompetensi wartawan, berkolaborasi dengan RRI melalui program Cirebon Menyapa Masyarakat, serta menggelar rapat koordinasi yang mempertemukan para sekretaris PPID dengan media. Kolaborasi dengan komunitas juga memperkuat agenda literasi digital yang menyasar anak-anak, pelajar, dan generasi muda, melalui kerja sama dengan RTIK dalam program Kolak Candil.
Sementara itu, bersama perangkat daerah, DKIS menyusun Peta Rencana SPBE 2025–2030 sebagai arah pengembangan sistem pemerintahan berbasis elektronik. Layanan Cirebon Siaga 112 diperkuat melalui penunjukan BPBD sebagai koordinator lapangan, disertai penambahan dan integrasi titik CCTV yang dikelola secara terpusat. Program Desa Cantik, penguatan geospasial dan Cirebon Satu Data, literasi digital untuk ASN, penerapan TTE, penambahan jaringan intra untuk Puskesmas, serta pengembangan infrastruktur TIK turut menjadi bagian dari konsolidasi tersebut. DKIS juga meluncurkan CMS Berpijar dan menyelenggarakan bimbingan teknis bagi admin website perangkat daerah untuk meningkatkan kualitas pengelolaan informasi publik.
Memasuki tahun 2026, kebijakan berfokus pada penguatan kualitas data, penataan infrastruktur digital, dan peningkatan keamanan informasi. Penguatan kebijakan berbasis data dilakukan melalui analisis statistik Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dan pemanfaatan data geospasial (ZNT) guna meningkatkan presisi perencanaan pembangunan. Pada saat yang sama, penataan dan perapihan infrastruktur telekomunikasi pasif (fiber optic) menjadi perhatian serius sebagai bagian dari penataan utilitas kota agar lebih tertib dan selaras dengan estetika ruang publik, sekaligus meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat.
Di bidang keamanan sistem, DKIS melaksanakan penetration testing (pentest) dan audit keamanan informasi secara preventif. “Kami memastikan setiap aplikasi dan sistem yang dikembangkan telah melalui pengujian celah keamanan sebelum dipublikasikan dan digunakan,” tegasnya. Langkah tersebut diiringi dengan pengembangan dan integrasi portal layanan digital seperti SEDULUR, SAMPEAN, dan cirebonkota.go.id, penyelesaian TTE, penguatan akses CCTV area publik, serta publikasi terintegrasi.

Adapun pada 2027, arah kebijakan difokuskan pada konsolidasi dan keberlanjutan. “Tahun 2027 kami arahkan pada optimalisasi pemanfaatan hasil analisis statistik dalam pengambilan keputusan strategis, penguatan dan pengembangan infrastruktur TIK termasuk keberlanjutan penataan fiber optic dan penyediaan free WiFi di area publik, serta pelaksanaan pentest secara berkesinambungan,” jelas Ma’ruf.
Ia juga menegaskan pentingnya penuntasan TTE serta percepatan transisi dari SPBE menuju Pemerintah Digital (Pemdi) yang mengedepankan pemanfaatan data dan infrastruktur digital untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Di sisi lain, penguatan kapasitas SDM komunikasi publik dan kolaborasi media tetap menjadi fokus tersendiri dalam mendukung keterbukaan informasi dan diseminasi kebijakan pemerintah.
Dialog forum mengerucut pada sejumlah topik strategis, mulai dari pengembangan dan pengawasan etika penggunaan AI di perangkat daerah, integrasi aplikasi ke portal Sedulur, serta kebutuhan dukungan internet untuk digitalisasi arsip; penguatan kolaborasi dengan kampus dan mahasiswa dalam inovasi teknologi; keterbukaan informasi publik dan peran media; monitoring dan keberlanjutan operasional CCTV; pemeliharaan serta sinkronisasi data statistik seperti DTSEN dan DTKS untuk mendukung kebijakan bansos; evaluasi aplikasi smart city yang belum stabil; hingga penjajakan kolaborasi riset dan inovasi akademisi agar lebih terhubung dengan program prioritas Pemerintah Kota Cirebon.
Sebagai penutup, ia menggarisbawahi pentingnya kesinambungan kebijakan. “Program yang sudah ada harus kita jamin keberlanjutannya. Karena yang sempurna akan kalah dengan yang selalu ada,” pungkasnya, menegaskan bahwa transformasi digital merupakan proses berkelanjutan yang menuntut konsistensi, evaluasi, dan komitmen jangka panjang.
Penulis: Elsi Yuliyanti
Penyunting: Meisari
Dokumentasi: Elsi Yuliyanti
Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kota Cirebon
Jalan Dr. Sudarsono No. 40, Kota Cirebon, 45134
https://dkis.cirebonkota.go.id
Instagram: @dkiskotacirebon @pemdakotacrb @ppidlapor.cirebonkota
Terkini
Terpopuler