KOTA CIREBON — Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (DKIS) Kota Cirebon menjadi narasumber pada Workshop Digital Marketing bertema "Sinergi Budaya, Digital, dan Edupreneurship dalam Mencetak Generasi Kreatif dan Inovatif" yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Jurusan Manajemen Pendidikan Islam (HIMMAPIS) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon bertempat di Auditorium FITK Lantai 5, Senin (18/5/2026).
Workshop yang diikuti mahasiswa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dan peserta umum ini bertujuan meningkatkan literasi digital, memperkuat pemahaman mengenai digital marketing, serta mendorong lahirnya generasi muda yang kreatif, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Pada kesempatan tersebut, Pranata Komputer Terampil Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik (PIKP) DKIS Kota Cirebon, Rendi Saeful Azid, A.Md., memaparkan bahwa digital marketing tidak hanya berorientasi pada kegiatan promosi, tetapi juga mencakup strategi membangun personal branding, menghasilkan konten yang berkualitas, memahami karakteristik audiens, serta mengoptimalkan berbagai platform digital sebagai media komunikasi dan pemasaran.
Menurutnya, perkembangan teknologi digital perlu dipandang sebagai peluang untuk mengembangkan potensi diri maupun usaha. Namun, pemanfaatannya tetap harus diiringi dengan penerapan etika bermedia digital dan penghormatan terhadap nilai-nilai budaya agar teknologi dapat memberikan manfaat secara optimal.

Selain membahas digital marketing, Rendi juga mengajak peserta memahami perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang kini semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari. Ia menjelaskan bahwa AI merupakan alat bantu yang dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam proses belajar, bekerja, maupun berkreasi. Meski demikian, AI tidak seharusnya menggantikan kemampuan berpikir kritis, analisis, maupun kreativitas manusia.
"AI dapat membantu kita belajar, bekerja, dan berkreasi secara lebih efektif. Namun, penggunaannya harus tetap bijak dan tidak berlebihan, sehingga kita tetap mampu menghasilkan ide serta karya yang orisinal dan bertanggung jawab. Hindari memberikan informasi pribadi yang bersifat sensitif atau terlalu rinci kepada aplikasi berbasis AI, termasuk ChatGPT, demi menjaga keamanan data pribadi," jelas Rendi.

Workshop berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Antusiasme peserta terlihat dari berbagai pertanyaan mengenai etika beraktivitas di ruang digital, keterampilan yang perlu dimiliki untuk menghadapi perkembangan teknologi, hingga pemanfaatan platform digital sebagai sarana membangun personal branding dan mengembangkan peluang usaha.
Melalui partisipasinya sebagai narasumber, DKIS Kota Cirebon menegaskan komitmennya untuk terus mendukung peningkatan literasi digital masyarakat. DKIS juga terbuka untuk berkolaborasi dengan perguruan tinggi, komunitas, maupun berbagai lembaga dalam penyelenggaraan kegiatan edukasi serupa guna memperluas pemahaman masyarakat mengenai pemanfaatan teknologi digital secara produktif, aman, dan bertanggung jawab.
Penulis: Pandu Arya Senoaji
Penyunting: Elsi Yuliyanti
Dokumentasi: Elsi Yuliyanti
Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kota Cirebon
Jalan Dr. Sudarsono No. 40, Kota Cirebon, 45134
https://dkis.cirebonkota.go.id
Instagram: @dkiskotacirebon @pemdakotacrb @ppidlapor.cirebonkota