Berita

Bimtek SIA-SPBE V2 Jadi Langkah Strategis Kota Cirebon Menuju Pemerintahan Digital Terintegrasi

30 April 2026
DINAS KOMUNIKASI, INFORMATIKA DAN STATISTIK
1.050
Bagikan ke
Bimtek SIA-SPBE V2 Jadi Langkah Strategis Kota Cirebon Menuju Pemerintahan Digital Terintegrasi

KOTA CIREBON — Pemerintah Kota Cirebon terus menunjukkan keseriusannya dalam menghadapi era transformasi digital pemerintahan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Arsitektur Pemerintahan Digital berbasis SIA-SPBE V2 yang diselenggarakan di Ruang Prabayaksa, Sekretariat Daerah Kota Cirebon pada Selasa, (28/4/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan penerapan pemerintahan digital yang terintegrasi dan berbasis layanan.

SIA-SPBE merupakan sistem informasi untuk menyusun arsitektur Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) secara terstruktur dengan memetakan keterkaitan layanan, proses bisnis, data, aplikasi, dan infrastruktur agar pengembangan sistem digital pemerintah berjalan terintegrasi dan efisien.

Bimtek yang diinisiasi oleh Sekretariat Daerah (Setda) Kota Cirebon bersama Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (DKIS) ini menjadi langkah awal dalam membangun ekosistem pemerintahan digital yang matang. Upaya ini sejalan dengan kebijakan nasional yang didorong Kementerian PANRB, yakni peralihan dari sistem digital yang terfragmentasi menuju Government as a Platform dengan layanan publik terintegrasi secara end-to-end.

Dalam konteks tersebut, arsitektur SPBE tidak lagi dipandang sebagai dokumen administratif, melainkan fondasi utama dalam perencanaan dan pengembangan sistem digital pemerintah daerah. Tanpa arsitektur yang jelas, implementasi digital berisiko tidak sinkron antarperangkat daerah, menimbulkan duplikasi aplikasi, serta pemborosan anggaran teknologi informasi.

GambarKegiatan tersebut dibuka oleh Asisten Administrasi Umum Setda Kota Cirebon, Mohammad Arif Kurniawan, S.T., yang menyampaikan bahwa transformasi digital tidak hanya berkaitan dengan teknologi, tetapi juga perubahan cara kerja dan pola pikir birokrasi.

“Kota Cirebon harus mulai membangun sistem yang saling terhubung dan berorientasi pada pelayanan publik yang lebih efektif,” ujarnya.

Senada dengan itu, Plt. Kepala Bagian Organisasi Setda, Muhammad Jatnika, S.STP., menyampaikan bahwa Bimtek ini merupakan bagian dari penyiapan daerah dalam menghadapi standar baru pemerintahan digital.

“Seluruh perangkat daerah perlu memiliki pemahaman yang sama terkait konsep arsitektur SPBE, mulai dari domain layanan, struktur data, hingga integrasi antar sistem,” tuturnya.

GambarBimtek ini diikuti oleh seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Cirebon dengan masing-masing dua perwakilan. Partisipasi tersebut menunjukkan komitmen dalam membangun keselarasan dan integrasi sistem pemerintahan digital lintas sektor agar tidak berjalan parsial.

Dengan menghadirkan narasumber dari Kementerian PANRB, yakni Hamzah Fansuri, Auliana Rahma Hafizhah, dan Raisya Putri Ziad Sakti, peserta memperoleh pemahaman terkait penyusunan arsitektur SPBE berbasis SIA-SPBE V2. Selain materi, kegiatan ini juga diisi praktik langsung penginputan data arsitektur dalam sistem.

GambarMelalui kegiatan ini, Kota Cirebon mulai memperkuat kesiapan sumber daya manusia dan tata kelola dalam mendukung pemerintahan digital yang terarah dan efisien. Integrasi layanan diharapkan mempermudah akses layanan publik serta meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pemerintah daerah, sekaligus mendorong peningkatan nilai indeks SPBE sebagai indikator kematangan digital.

Penulis: Anita Sesar Ria
Penyunting: Elsi Yuliyanti
Dokumentasi: Moch. Ichsan Affan

Penyelenggara Bidang Layanan E-Government
Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kota Cirebon
Jalan Dr. Sudarsono No. 40, Kota Cirebon, 45134
https://dkis.cirebonkota.go.id
Instagram: @dkiskotacirebon @pemdakotacrb @ppidlapor.cirebonkota

Bagikan ke
Hari Jadi Kota Cirebon ke-599