KOTA CIREBON — Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (DKIS) Kota Cirebon menerima kunjungan studi tiru dari Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Pangandaran, Rabu (5/8/2026). Pertemuan yang berlangsung di Co-Working Space DKIS ini bertujuan meningkatkan wawasan, pengetahuan, serta kapasitas pelaksanaan tugas dan fungsi di bidang komunikasi, informatika, statistik, persandian, dan layanan pemerintahan digital melalui pertukaran pengalaman antardaerah.

Kepala DKIS Kota Cirebon Tubagus Muhammad Maulana Yusuf, S.Kom., hadir didampingi para kepala bidang dan staf terkait. Adapun rombongan Diskominfo Pangandaran dipimpin Kepala Bidang Aplikasi, Informatika dan Persandian (APTIKASAN) Galih Avomegi, S.E., M.M., bersama tim teknis.

7fc3128c-1549-4a65-8b43-410bbda6b4b7.webp

Dalam pengantarnya, Galih menjelaskan bahwa Pangandaran sebagai daerah yang masih relatif muda, yang saat ini berusia 13 tahun, terus berupaya memperkuat tata kelola pemerintahan digital melalui pembelajaran dari daerah yang telah lebih dahulu mengembangkan sistem pemerintahan digital secara bertahap. Menurutnya, tantangan yang dihadapi bukan hanya soal penyediaan teknologi, tetapi juga konsistensi pengelolaan sumber daya manusia, perencanaan anggaran, keamanan sistem, dan efektivitas komunikasi pemerintah kepada masyarakat.

“Pangandaran saat ini baru berusia 13 tahun, sehingga kami terus belajar dari daerah yang memiliki pengalaman tata kelola pemerintahan lebih panjang, termasuk Kota Cirebon. Kami menimba ilmu untuk memperkuat pengelolaan secara menyeluruh, mulai dari SDM, anggaran, komunikasi publik, hingga keamanan sistem,” ujarnya.

1886b6bd-c951-41c3-8041-89640bddd118.webp

Diskusi kemudian berkembang pada isu yang lebih substantif, yakni bagaimana pemerintah daerah tidak sekadar menyediakan layanan digital, tetapi juga mampu membaca dinamika opini publik secara cepat dan terukur. DKIS Kota Cirebon memaparkan praktik pengelolaan media monitoring dan social media monitoring yang digunakan untuk memetakan isu, aspirasi, serta percakapan publik yang berkembang di masyarakat.

Pendekatan tersebut dinilai penting karena tantangan komunikasi pemerintah saat ini tidak lagi berhenti pada penyebaran informasi resmi. Pemerintah daerah dituntut mampu mengenali isu yang berpotensi berkembang menjadi perhatian publik, menentukan prioritas komunikasi, sekaligus menyiapkan respons yang lebih tepat sasaran. Dalam konteks itu, monitoring media diposisikan sebagai alat pengambilan keputusan, bukan sekadar dokumentasi pemberitaan.

bd1a3f4b-d06a-429f-87e5-7a0d5534d794.webp

Selain aspek komunikasi publik, DKIS Kota Cirebon juga memperkenalkan aplikasi Simerci (Sistem Informasi Media dan Jurnalis Cirebon) sebagai basis data terpadu pengelolaan media. Aplikasi ini digunakan untuk mendukung pendataan media dan jurnalis secara lebih tertib, transparan, dan akuntabel sehingga hubungan antara pemerintah daerah dan media dapat dikelola dengan standar administrasi yang lebih jelas.

Pembahasan juga mencakup pengelolaan akses internet daerah, tata kelola infrastruktur jaringan, serta penguatan keamanan informasi. Topik ini menjadi perhatian khusus rombongan Pangandaran sebagai bagian dari upaya penguatan kesiapan infrastruktur dan mitigasi risiko keamanan siber dalam pengembangan layanan digital pemerintah.

0595ddac-c42c-4e5c-b6d7-408549dd5e7d.webp4c4f7d7e-9899-4030-8aee-de47d7ed8e0b.webpa90f7525-cfb6-47fd-b54c-8aabe51b9efa.webp

Sebagai penutup, rombongan Diskominfo Kabupaten Pangandaran melakukan kunjungan ke ruang server DKIS Kota Cirebon untuk melihat langsung pengelolaan infrastruktur teknologi informasi yang digunakan dalam mendukung layanan pemerintahan digital. Kunjungan lapangan tersebut dimaksudkan agar proses pembelajaran tidak berhenti pada pemaparan konsep, melainkan juga memberi gambaran mengenai penerapan teknis di lingkungan kerja yang dapat diamati, ditiru, dan dimodifikasi (ATM) sesuai kebutuhan daerah.

Melalui studi tiru ini, Diskominfo Kabupaten Pangandaran berharap praktik-praktik yang dinilai relevan dapat diadaptasi sesuai kebutuhan dan kapasitas daerah, sementara DKIS Kota Cirebon memandang kegiatan tersebut sebagai ruang berbagi pengalaman dalam penguatan tata kelola digital yang berkelanjutan dan terukur.

Penulis: Zalva Sheiyla Irawan
Penyunting: Elsi Yuliyanti
Dokumentasi: Reynanda N Nafisa

Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kota Cirebon
Jalan Dr. Sudarsono No. 40, Kota Cirebon, 45134
https://dkis.cirebonkota.go.id
Instagram: @dkiskotacirebon @pemdakotacrb @ppidlapor.cirebonkota