KOTA CIREBON — Pemerintah Kota Cirebon melalui layanan Cirebon Siaga 112 kembali menggelar kegiatan Evaluasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Layanan Kegawatdaruratan 112 pada Rabu, (20/6/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan di ruang Mini Command Center Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (DKIS) Kota Cirebon dan diikuti oleh para agent atau petugas call taker layanan 112.

Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan kegawatdaruratan bagi masyarakat. Selain sebagai sarana evaluasi terhadap pelaksanaan layanan yang telah berjalan, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk memberikan pembaruan pengetahuan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam pengoperasian aplikasi layanan 112 versi terbaru.

Sebagai layanan pengaduan dan kegawatdaruratan yang beroperasi selama 24 jam, layanan 112 memiliki peran penting dalam menerima serta menindaklanjuti laporan masyarakat terkait kondisi darurat, seperti kebakaran, kecelakaan, bencana alam, gangguan keamanan, hingga kondisi kegawatdaruratan lainnya. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi petugas menjadi hal yang sangat penting guna memastikan pelayanan dapat berjalan cepat, tepat, dan responsif.

Dalam kegiatan Evaluasi dan Bimtek tersebut, petugas call taker mendapatkan berbagai materi teknis terkait pengembangan sistem layanan 112. Salah satu pembahasan utama adalah mekanisme transfer call ke daerah kabupaten/kota sebagai upaya meningkatkan koordinasi antarwilayah dalam penanganan laporan masyarakat.

Selain itu, petugas call taker juga mendapatkan pemahaman terkait integrasi layanan dengan layanan 110 guna memperkuat sinergi antarinstansi dalam penanganan kejadian darurat. Pembaruan sistem ini diharapkan mampu mempercepat proses koordinasi dan tindak lanjut laporan sehingga penanganan di lapangan dapat dilakukan secara lebih efektif.

Tidak hanya itu, kegiatan juga membahas pembaruan jenis kategori kejadian pada sistem aplikasi layanan 112. Pembaruan kategori tersebut dilakukan agar klasifikasi laporan masyarakat menjadi lebih detail dan akurat sehingga memudahkan proses disposisi laporan kepada dinas atau instansi terkait.

Para petugas call taker juga diberikan pelatihan mengenai penarikan data kejadian berdasarkan tipe kategori kejadian maupun berdasarkan dinas terkait. Fitur ini dinilai penting untuk mendukung proses monitoring, evaluasi, serta penyusunan data statistik pelayanan yang nantinya dapat digunakan sebagai bahan analisis dan pengambilan kebijakan.

Selama kegiatan berlangsung, suasana diskusi berjalan aktif dan interaktif. Para agent atau call taker tidak hanya menerima materi secara teori, tetapi juga melakukan praktik penggunaan aplikasi terbaru secara langsung. Hal tersebut bertujuan agar setiap petugas mampu memahami alur penggunaan sistem secara optimal saat menghadapi laporan masyarakat di lapangan.

Kegiatan Evaluasi dan Bimtek layanan 112 ini diselenggarakan bersama PT Jasnita Telekomindo Tbk sebagai mitra layanan. Kegiatan tersebut merupakan agenda rutin yang dilaksanakan minimal satu tahun sekali sebagai bentuk komitmen dalam menjaga kualitas pelayanan dan meningkatkan profesionalisme petugas layanan kegawatdaruratan.

Pemerintah Kota Cirebon juga terus mendorong optimalisasi layanan kegawatdaruratan sebagai salah satu bentuk pelayanan publik yang hadir untuk memberikan rasa aman dan kemudahan bagi masyarakat dalam melaporkan kondisi darurat kapan pun dibutuhkan.

Penulis: Yuli Yanti
Penyunting: Elsi Yuliyanti
Dokumentasi: Hasan Badri

Penyelenggara Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik
Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kota Cirebon
Jalan Dr. Sudarsono No. 40, Kota Cirebon, 45134
https://dkis.cirebonkota.go.id
Instagram: @dkiskotacirebon @pemdakotacrb @ppidlapor.cirebonkota